Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2025

Tidak Lagi Terluka, Tapi Juga Belum Pulih

Suatu hari, ada seorang pemuda berusia awal dua puluhan yang merasa bangga akhirnya menjadi bagian dari sebuah komunitas kecil. Sejak lama ia tidak pernah benar-benar merasa diterima di lingkungan mana pun. Karena itu, ketika komunitas tersebut memberinya ruang, ia menggantungkan banyak harapan di sana. Ia berusaha tampil baik-baik saja, ramah, dan menyenangkan, meski di dalam dirinya ada banyak luka yang tidak pernah ia ceritakan. Namun waktu berjalan, dan dinamika sosial tidak selalu berpihak. Di dalam komunitas itu, pemuda tersebut menyimpan ketertarikan pada seorang pemudi yang juga menjadi anggota. Ia sempat menyatakan perasaannya, meskipun mengetahui bahwa pemudi itu telah memiliki kekasih. Penolakan pun terjadi, disertai ketidaknyamanan yang perlahan tumbuh di antara mereka. Setelah kejadian itu, pemuda tersebut sering mengekspresikan perasaannya lewat status WhatsApp dan unggahan Instagram. Unggahan-unggahan itu tidak menyebut nama siapa pun, tetapi bernuansa sedih, kecewa, dan...

Bukannya tidak bisa, tapi tidak mau

Loker ada, waktu ada, niatnya yang tidak ada. Begitulah yang saya pikirkan ketika melihat lowongan pekerjaan pagi ini. Sebenarnya, saya ini maunya apa? Hanya mau duit tanpa kerja? Atau hanya mau pekerjaan yang benar-benar saya nikmati terserah berapa duitnya? Kata dokter semua hal baik, sebaiknya dibiasakan dan diusahakan. Tapi saya takut. Tapi saya peragu. Tapi saya, tapi, tapi, tapi.... Saya tidak benar-benar mengenal tujuan hidup saya.

Bangun Pagi = Mood Bagus!

Hari ini saya mengawali hari dengan bangun pagi. Jalan santai, jajan, produktif menghasilkan konten, ke pasar, memasak, membaca buku, bahkan bisa mandi dan tidur siang. Ternyata, ada hari semenyenangkan ini. Kalau dikasih rate sih, 10/10. Asik sekali!