Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2025

To Be Healed Is to Let Go

Kono kanji wa fushigi desu. Shikashi wakatta. Tsuyoku naru tame ni ganbarimasu. Atarashii jinsei ga mada aru. Shiawase na jinsei mo aru. Susunde ike. (Perasaan ini aneh, tapi aku mulai mengerti. Aku akan berusaha menjadi lebih kuat. Masih ada hidup baru, dan ada juga hidup yang bahagia. Terus maju.) – rikusannn Setelah sekian lama, saya kembali memutuskan membaca Alkitab —itu juga awalnya karena mengikuti event doa puasa— . Tetapi ketika menyiapkan hati dengan baik, benih itu ternyata bisa tumbuh di tanah yang subur. Hari ini, firman-Nya mengajarkan saya tentang mengampuni.  ……dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami - Matius 6:12 (TB) Sontak saya termenung saat membaca kutipan ayat yang sangat terkenal dan sudah sering saya baca ini. Kali ini rasanya seperti baru pertama kali membaca dan tersadar bahwa ada hal yang belum selesai dalam diri saya dan harus saya lepaskan. Saya tahu benar, jauh di lubuk hati, saya pernah sa...

Trigger

Beberapa hari yang lalu, laptop saya mengalami error di bagian network, di mana logo Wi-Fi saya hilang. Sudah saya coba semua cara di YouTube namun tidak ada yang berhasil. Akhirnya, saya membeli USB Wi-Fi adaptor. Setelah saya membelinya, eh, belum terpakai USB itu, laptop saya sudah kembali normal. Memang aneh, tapi buang-buang duit. Satu hal yang saya pelajari adalah terkadang sesuatu itu butuh trigger untuk kembali berfungsi normal. Seperti USB yang mentrigger driver Wi-Fi asli, manusia pun sama. Saya bukan malas, saya hanya butuh dorongan yang membuat saya kembali melesat seperti anak panah yang kian menjulang ke langit. Ya, masa-masa muda seharusnya tidak disia-siakan dengan menghukum diri sendiri di kamar, menjadi seorang NEET. Apa yang harus dilakukan ketika merasa tidak berguna? Ingatlah hal ini: Kamu berharga, kamu punya mimpi, kamu punya tujuan. Mari, perhatikanlah hidupmu dengan seksama sehingga kamu tahu menghitung hari-harimu dan memperoleh hati yang bijaksana.

Snooze (Ingin Produktif)

Saya ingin produktif namun tidak tahu bagaimana caranya. Seperti terjebak di 'lingkaran setan'. Rutinitas ini sudah agak membosankan. Makan, game, web series, tidur, makan lagi, dst. Manusia diciptakan untuk produktif, menghasilkan 'buah'. Artinya bekerja adalah suatu keharusan untuk melepaskan energi yang tertumpuk. Jujur, saya ingin belajar bahasa Jepang karena itu membuat saya senang. Saya juga ingin membuat lagu sendiri sebagai suatu karya seni yang menyenangkan. Tetapi tujuan jangka panjangnya tidak ada. Hanya mencari kesenangan, lalu ketika mengalami kesulitan saya pasti akan lari. Saya butuh komitmen dan konsistensi. Menulis blog ini hanya salah satu cara saya melepas penat. Apa yang harus saya lakukan selanjutnya? Berapa lama proses pemulihan saya berlangsung? Mengapa saya merasa hidup hambar dan hampa? Menjalani hidup sehat seperti olahraga saja saya masih enggan. Entah kapan saya siap. Tidak ada yang tahu. Tetapi kesakitan ini, seperti alarm yang membuat saya ...

Fiksi

Kehidupan di dunia nyata bukan seperti di film-film. Kehidupan sekolah, persahabatan, dan relasi antar manusia tidak sama seperti di film-film. Di film nampak indah dan adil, saling mengerti dan menghargai, tapi di kehidupan nyata tidak sesimpel itu.  Kehidupan sekolah saya sudah berakhir dan sekarang menjalani kehidupan yang sebenarnya. Begitu sulit rasanya. Saya selalu bermimpi punya sahabat di sekolah. Tapi semua itu sudah lewat. Apa yang bisa saya lakukan sekarang hanyalah berkhayal soal kehidupan sekolah yang ideal seperti di film-film. Kenyataannya, saya pribadi yang tertutup dan tidak mudah bergaul. Tidak ada satupun yang saya izinkan mengubah dunia saya.  Saya memang keras kepala dan pemalu. Mungkin menerima dan memahami hal ini bisa membuat saya lebih tenang. Bahwa kehidupan nyata harus diperjuangkan dengan keras. Bertindak secukupnya namun tetap melakukan yang terbaik yang saya bisa. Dunia nyata bukan dunia fiksi. Pahami dan terimalah. 

Pertanyaan

Kenapa saya jadi orang yang mudah sakit-sakitan? Kenapa saya tidak bisa buat musik? Kenapa saya merasa tidak berbakat? Apa yang membuat saya menjadi pribadi yang tidak bahagia? Kenapa saya punya ekspetasi tinggi terhadap diri sendiri? Kenapa saya tidak punya teman yang benar-benar mendukung saya? Kenapa saya tidak bisa bergaul karib dengan manusia di bumi ini?