Menunggu Makan Siang

Pagi ini saya dijanjikan makan siang bersama untuk pembubaran panitia pukul 1 siang. Sekarang pukul 1 siang, dan belum ada orang yang siap. Menunggu lagi, menunggu lagi. 

Untungnya, saya sudah 'alas perut' alias makan di rumah dulu. Supaya kalau menunggu begini tidak emosi. 

Cuaca sedang panas-panasnya. Saya dan papa menunggu di ruangan gembala dengan AC. Sampai nanti tiba saatnya makan siang, kami akan beranjak dari gereja ke tempat makan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak Lagi Terluka, Tapi Juga Belum Pulih

Muak

puisi orang gila